Keraguan
Ajari aku mencintaimu
dengan sederhana
Sesederhana kedipan mata
Biar ku tabah menjahit sebuah nasib
Sesederhana kedipan mata
Biar ku tabah menjahit sebuah nasib
Seribu luka yang dalam
genggaman
Yang setiap hari ku
tampung sebagai senyuman
Pengganti butir butir air mata
Agar tak terjatuh pada esok hari
Sebelum semuanya terbangun
Melihat cahaya di sudut mataku
Pengganti butir butir air mata
Agar tak terjatuh pada esok hari
Sebelum semuanya terbangun
Melihat cahaya di sudut mataku
Berapa aksara lagi yang kau tebarkan di jalanku ?
Untuk aku punguti setiap pucuk
pucuk hujatannya
Kala kau tabur tanpa henti
isyaratkan aku
Untuk aku punguti setiap pucuk
pucuk hujatannya
Kala kau tabur tanpa henti
isyaratkan aku
Aku hanya membisu menahan
keluarnya air mataku
Dalam diam sering aku bertanya
Apakah akan ada akhir yang indah ?
Dalam perjalanan cinta kita ?
Ketika harap tak jua menjadi nyata
keluarnya air mataku
Dalam diam sering aku bertanya
Apakah akan ada akhir yang indah ?
Dalam perjalanan cinta kita ?
Ketika harap tak jua menjadi nyata
Dan ketika denting hati mulai goyah
Aku berdiri dalam satu ragu
Diantara bertahan ataukah menjauh ?
Untuk mengais rindu di bawah rembulan
Aku berdiri dalam satu ragu
Diantara bertahan ataukah menjauh ?
Untuk mengais rindu di bawah rembulan
Ketika air mata tetap mengambang dalam gelap malam
Ketika pengharapan pengertian
tak di huraukan
Haruskah amarah tergoda ketika
Langit hatiku mulai mendung menahan air mata????
Ketika pengharapan pengertian
tak di huraukan
Haruskah amarah tergoda ketika
Langit hatiku mulai mendung menahan air mata????
By: Bulan-ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar