Sabtu, 07 Desember 2013

Keraguan


Keraguan

Ajari aku mencintaimu dengan  sederhana
Sesederhana kedipan mata
Biar ku tabah menjahit sebuah  nasib


Seribu luka yang dalam genggaman
Yang setiap hari ku tampung  sebagai senyuman
Pengganti butir butir air mata
Agar tak terjatuh pada esok hari

Sebelum semuanya terbangun
Melihat cahaya di sudut mataku
 Berapa aksara lagi yang kau  tebarkan di jalanku ?
Untuk aku punguti setiap pucuk
pucuk hujatannya
Kala kau tabur tanpa henti
isyaratkan aku
 Aku hanya membisu menahan
keluarnya air mataku

Dalam diam sering aku bertanya
Apakah akan ada akhir yang indah ?
Dalam perjalanan cinta kita ?
Ketika harap tak jua menjadi  nyata
 Dan ketika denting hati mulai goyah

Aku berdiri dalam satu ragu
Diantara bertahan ataukah  menjauh ?
Untuk mengais rindu di bawah rembulan
 Ketika air mata tetap  mengambang dalam gelap malam

Ketika pengharapan pengertian
tak di huraukan
Haruskah amarah tergoda ketika
Langit hatiku mulai mendung menahan air mata????
By: Bulan-ku



                                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar